Original Story By Joe Black
Kau terbangun di tengah malam karena Kucing peliharaanmu naik keatas tempat tidur dan tidur diatas perutmu,kau merasa nyaman karena itu terasa hangat.
kau mencoba untuk melanjutkan tidur cantikmu,tapi tiba-tiba kucingmu mendesis ketakutan berlari dari tempat tidur dan bersembunyi di balik tirai.
kucingmu tidak pernah bertindak seperti itu sebelumnya dan itu mulai mengganggumu.kau melihat sekeliling kamarmu untuk melihat apa yang membuat kucingmu ketakutan,tapi tidak ada apapun disana.kau hanya diam membuat semua terasa lebih hening dan mendengarkan dengan seksama.
kau mendengar kucingmu sedang minum dari mangkuk di ruang tamu dan membuat suara menyeruput yang menjijikkan.
kau merasa Lega bahwa tidak ada yang aneh,kau kembali berbaring dan menarik selimut sampai menyentuh dagumu.
Tapi sebelum kau menutup mata,kau melihat siluet bayangan kucingmu merunduk di bawah meja dengan bulu-bulu halusnya berdiri.
kau terkejut,Jika kucingmu tidak sedang minum diruang tamu,jadi siapa yang membuat suara menyeruput itu?
dengan Perlahan-lahan kau turun dari tempat tidurmu mencoba tidak membuat suara. meskipun kau mencoba tapi kerangka kayu tua lantai kamarmu mengerang keras begitu kakimu memijaknya.
kau terdiam seperti membeku,Suara menyeruput itu berhenti untuk sesaat kemudian mulai menyeruput lagi.
Kau merasa ragu bahwa ini hanya imajinasimu.Jantungmu berdebar kencang,kau jalan kepintu dengan berjinjit melangkah keluar dari kamar dan melihat dari lorong kearah mangkuk air kucingmu.
Dan di sana kau melihatnya.Ibumu, meringkuk dilantai dengan tangan dan lututnya.Tubuhnya yang panjang dan jari-jarinya yang kurus,Rambut berantakan dengan kulit putih pucat, wajahnya penuh dengan keriput dipenuhi bekas sayatan benda tajam.ibumu menjilati air di mangkuk kucingmu dengan lidah hitam seperti batu bara dengan ukuran dua kali lebih panjang dari ukuran normal.
Tiba-tiba ibumu berhenti,perlahan memalingkan kepalanya ke arahmu,Dia menatap jauh ke dalam matamu.kau melompat panik dan lari kembali ke dalam kamarmu, sementara ibumu merangkak dengan cepat menuju ke arahmu.kau menutup pintu kamarmu.sebelum pintu kamarmu bergetar keras,kau dengan cepat membalikkan tubuh mungilmu kepintu,mencoba untuk menghalanginya.pintumu bergetar dengan keras,keras dan semakin keras.
Kemudian,benturan itu berhenti,seketika semua menjadi hening.Setelah beberapa detik ibumu berkata
"Sayang,apa ada yang salah?"
kau mendengar suara ibumu berusaha menenangkanmu dari balik pintu.
"Mengapa kau menutup pintunya? ibu sangat khawatir padamu,Tolong biarkan ibu masuk"
Just Enjoy The Story!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar